Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Jumat, 15 Juni, 2018

Komunitas Taufan

Keluarga besar Komunitas Taufan mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439H.

Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian.

Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah panjangkan umur kita semua agar bertemu dengan Ramadhan tahun yang akan datang.
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Keluarga besar Komunitas Taufan mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439H.

Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian.

Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah panjangkan umur kita semua agar bertemu dengan Ramadhan tahun yang akan datang.

Senin, 04 Juni, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Selasa lalu, 29 Mei 2018, adalah salah satu momen yang sangat membahagiakan bagi kami karena adanya acara Wardah Pop Up Kitchen yang diselenggarakan di sekretariat Komunitas Taufan. Acara berbagi ini dihadiri oleh Brand Ambassador Wardah, Kak Raline Shah dan juga Kak Mesty Ariotedjo.

Kami mengajak 21 pasien dampingan untuk menjalani satu hari berbahagia di mana bisa bermain, mewarnai, mendengarkan dongeng, dan juga berbuka puasa bersama.

Acara dimulai dengan membagi pasien ke dalam dua kelompok, ada yang mewarnai berbagai gambar bersama Kak Mesty dan juga mendengarkan dongeng yang dibawakan langsung oleh Kak Raline.

Bersama dengan relawan yang hadir, kami mengajak pasien bermain, bergembira, dan memberikan semangat kepada mereka semua. Tak lupa orangtua yang hadir pun turut senang dengan adanya acara ini.

Selanjutnya diadakan Talkshow bersama Kak Raline dan Kak Mesty untuk membicarakan tentang #SenyumKebaikan sebagai salah satu campaign dari Wardah yang saat ini sedang dijalankan. Dalam talkshow tersebut, kita akan mengerti bahwa hidup bisa lebih bermakna jika bisa bersyukur dan berbagi hal positif yang ada, termasuk hal bermakna seperti sebuah senyuman yang ternyata bisa membawa kebahagiaan.

Tak lupa diadakan penyerahan secara simbolis donasi dari PT. Paragon Technology And Innovation (Wardah Cosmetics) untuk Komunitas Taufan yang kehadirannya semoga bisa membantu lebih banyak pasien-pasien kanker dan penyakit beresiko tinggi lainnya.

Menjelang buka puasa, Wardah Pop Up Kitchen bersama kak Raline dan kak Mesty mulai membagikan makanan berbuka yang dapat dinikmati pasien, orangtua, dan semua yang hadir dalam acara tersebut.

Kegiatan kemarin juga semakin berbahagia karena dihadiri oleh teman-teman Alumni SMUN 8 Angkatan 1998 di tengah-tengah pasien. Mereka semua mengumpulkan donasi yang kemudian hasilnya selain digunakan untuk santunan pasien dan diapers, tapi juga dibelikan alat kesehatan yang dapat membantu menunjang kebutuhan pasien selama menjalani pengobatan yang ada.

Alhamdulillah, acara berlangsung seru dan menyenangkan. Di akhir acara. Tak lupa kami memberikan santunan donasi untuk setiap pasien dan juga diapers dari donatur #Gerakan1000Diapers tahun ini.

Terima kasih PT. Paragon Technology And Innovation (Wardah Cosmetics), teman-teman Alumni SMUN 8 Angkatan 1998, donatur #Gerakan1000Diapers, dan juga relawan yang telah membuat hari selasa kemarin menjadi meriah dan menyenangkan. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Last Tuesday, 29th May 2018, was one of the unforgettable moment for all of us as our friends from Wardah came to our basecamp bring fun for little fighters.

Wardah Pop Up Kitchen is an event where celebrities came to deliver food and to have fun with under privileged people. That day, Wardah brought their Brand Ambassadors, Raline Shah and Mesty Ariotedjo.

We invited 21 patients to share the happiness together, where they play, color, story telling, and breaking fast together.

Kak Mesty helped the kids with coloring, while Kak Raline read stories for the kids. Both parents and kids, even volunteers had lots of fun and laughter.

The event continued to spread Wardah’s campaign, #SenyumKebaikan in a talkshow. Followed by donation from PT. Paragon Technology And Innovation (Wardah Cosmetics) for Komunitas Taufan to help more patients.

Our friends from Alumni SMUN 8 Year 1998 came to deliver donation of diapers, medical equipments, strollers and wheelchairs for patients. Also money donation to be delivered for little fighters.

At the end of event, we delivered donation from campaign #Gerakan1000Diapers for all patients.

Thank you PT. Paragon Technology And Innovation (Wardah Cosmetics), friends of Alumni SMUN 8 Year 1998, donors of campaign #Gerakan1000Diapers, and all volunteers who helped. God blesses you all!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Salut utk Wardah

Indahnya berbagi

Senin, 04 Juni, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Hari Minggu, 27 Mei 2018 yang lalu, kami kedatangan Bu Mayang yang turut mengundang sepuluh adik-adik pasien dampingan Komunitas Taufan.

Hari yang menyenangkan karena banyaknya relawan membuat suasana semakin meriah. Kami semua bernyanyi untuk menghibur pasien, mengajak mereka bermain, dan memberikan semangat untuk mereka semua.

Tak lupa, orangtua yang hadir juga saling berbagi cerita mengenai perjuangan yang selama ini mereka lakukan. Dalam waktu yang singkat, semoga hal ini bisa menjadi hal penguat untuk orangtua dan pasien, mereka pun akan tahu bahwa dalam perjuangan ini, ada yang bisa membantu dan saling menyemangati.

Di akhir acara, Bu Mayang dan teman-teman membagikan supply makanan sehat, alat tulis, dan juga santunan donasi sebesar Rp. 300.000 untuk setiap pasien.

Dalam kegiatan kemarin, kami pun membagikan diapers kepada pasien dari donatur #Gerakan1000Diapers.

Terima kasih Bu Mayang, donatur #Gerakan1000Diapers, dan semua relawan yang telah hadir untuk memberikan semangat dan memenuhi kebutuhan dasar pasien. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

On Sunday, 27 May 2018, our friend Bu Mayang came to visit our basecamp to meet with 10 little fighters under the care of Komunitas Taufan. It was a happy day, as we got to share stories from all parents of patients from different backgrounds. We played, sing, and laugh together.

Bu Mayang delivered donation of food supplies, stationeries, and books for the kids. Donation is given Rp. 300.000 for each patient.

We also delivered diapers for all patients as part of online campaign #Gerakan1000Diapers.

Thank you Bu Mayang, donors of #Gerakan1000Diapers, and all volunteers who helped. Success for you always!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Asalamualaikum wr wb minal aizin wal faizin mohon maf lahir dn bathin dunia akhirat dn semoga semua disana slu baik bhgia amiiin

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka