Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Rabu, 12 Desember, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Pada tanggal 8-9 Desember kemarin, Yayasan Komunitas Taufan mengadakan Outing Relawan di Jakarta. Outing yang diadakan setiap tahun ini adalah sebagai bentuk apresiasi kepada relawan yang selama satu tahun telah berkontribusi dalam melakukan pendampingan kepada adik-adik pejuang cilik di Komunitas Taufan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini berjalan seru dan menyenangkan. Kami melakukan review kegiatan apa saja yang sudah dilakukan selama ini, dan juga saling berdiskusi dalam memberi masukan untuk kegiatan apa yang selanjutnya bisa dilakukan bersama. Tak lupa kami juga melakukan pemilihan ketua dan wakil ketua tim relawan untuk 2019 mendatang, selamat untuk kak Dina dan juga Afina. Semoga setiap rencana yang ada berjalan dengan baik.

Dalam outing kemarin, relawan juga saling berbagi pengalaman, kesan, dan pesan yang ada selama berkegiatan di Komunitas Taufan. Tak lupa juga kami seru-seruan dengan berbagai games yang bertujuan untuk mempererat persaudaraan dan juga belajar untuk saling bekerja sama dalam mencapai tujuan.

Terima kasih untuk sebesar-besarnya untuk setiap waktu, tenaga, semangat, keahlian, dan lainnya yang telah diberikan oleh relawan untuk adik-adik pasien di Komunitas Taufan. Terima kasih juga untuk Hamba Allah yang telah membantu sehingga kegiatan outing ini dapat berlangsung. Semoga segala niat baik dalam melakukan pendampingan, dimudahkan jalannya. Dan juga semoga kehangatan yang tercipta terus terjalin untuk kita semua. Sukses selalu!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Jumat, 07 Desember, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Selasa, 4 Desember yang lalu kami melakukan kegiatan #SupportVisit untuk mengunjungi para pejuang cilik yang tengah menjalani rawat jalan. Kami bertemu untuk mengajak mereka bermain dan berkreasi dengan origami.

Setelahnya, kami menyampaikan amanah masing-masing sebesar Rp. 300.000,- kepada:

1. Herlangga, pasien Leukemia, dari Jakarta Utara
2. Cantika, pasien Leukemia, dari Jakarta Selatan
3. Yuka, pasien Leukemia, dari Banten
4. Addina, pasien Leukemia, dari Jakarta
5. Humaira, pasien Hepatoblastoma, dari Lampung
6. Rahma, pasien Leukemia, dari Riau
7. Naila, pasien Leukemia, dari Tangerang
8. Dinar, pasien Leukemia, dari Jakarta
9. Inayah, pasien Leukemia, dari Banten
10. Nizar, pasien Leukemia, dari Cibubur
11. Alvin, pasien Leukemia, dari Jakarta Utara
12. Haikal, pasien Karsinoma Nasofaring, dari Jakarta
13. Ika, pasien Leukemia, dari Tangerang
14. Luthfiyah, pasien Leukemia, dari Jakarta
15. Alfacino, pasien Leukemia, dari Banten
16. Septi, pasien Gagal ginjal, dari lampung
17. Alat Nebulizer untuk Fatih, pasien Adrenal Carcinoma dari Bekasi.

Terima kasih PT. Paragon Technology And Innovation (Wardah Cosmetics) sebagai donatur dalam membantu adik-adik pasien pejuang kanker dan penyakit beresiko tinggi lainnya. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Jumat, 07 Desember, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Di hari Sabtu, 1 Desember kemarin kami melakukan kegiatan #BangsalVisit. Kami berkegiatan bersama donatur yang hadir untuk berbagi kebahagiaan atas rasa syukur di hari ulangtahunnya.

#BangsalVisit yang ada berjalan seru dan menyenangkan! Bersama dengan relawan yang ada, kami mengunjungi Bangsal Anak dengan membawakan bingkisan. Tak lupa hadir juga kakak Badut yang siap menghibur dengan kreasi balon yang dimilikinya.

Adik-adik yang tengah menjalani rawat inap pun terlihat senang dengan kehadiran Badut yang ada. Kami bermain dan juga memberikan dukungan agar mereka terus semangat dalam berjuang.

Setelahnya, kami membagikan donasi yang diberikan kepada:

1. Satu buah Kursi Roda 3in1 untuk Nuril, pasien Rematik Anak dari Riau
2. Satu buah Kursi Roda Travelling untuk Alpad, pasien Leukimia dari Bekasi
3. Satu buah Stroller untuk Raden, pasien Leukimia dari Palembang
4. Satu buah Stroller untuk Aleena, pasien Leukimia dari Jakarta
5. Satu buah Stroller untuk Riski, pasien Meningitis Bakterialis dan Pneumonia dari Bogor

Tak lupa juga membagikan Diapers untuk para pasien.

Terima kasih kepada donatur yang baik, semoga usia baru yang ada selalu dikelilingi oleh keberkahan. Pada kesempatan yang bertepatan di Hari Relawan Sedunia, terima kasih kepada semua relawan yang telah hadir memberikan tenaga, waktu, dan semangatnya untuk adik-adik pasien pejuang cilik di Komunitas Taufan. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka