Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Sabtu, 12 Oktober, 2019

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Minggu, 6 Oktober 2019 yang lalu relawan cilik Mikail menemani Highscope Highschool berkunjung kembali ke rumah Hania, pasien Leukemia dan Carlo pasien Autism di daerah Jakarta Timur. Donasi @Rp. 200.000,- pun disampaikan untuk masing-masing pasien.

Rabu, 9 Oktober 2019 relawan melakukan #SupportVisit di daerah Jakarta Pusat untuk menyampaikan amanah donatur kepada:

1. Rp. 200.000,- untuk Winjiya, pasien Unspecified Visual Loss dari Bogor
2. Rp. 250.000,- untuk M. Alip, pasien Tumor Regio Colli dari Lampung
3. Rp. 250.000,- untuk Eflin, pasien AML dari Bekasi
4. Rp. 250.000,- untuk Arsen, pasien ALL dari Pontianak
5. Rp. 250.000,- untuk Zidan, pasien Synovial Sarcoma dari Cikarang
6. Rp. 250.000,- untuk Jasmine, pasien Neuroblastoma dari Bekasi
7. Rp. 400.000,- untuk Salim, pasien Gizi Buruk dari Jakarta
8. Rp. 400.000,- untuk Andara, pasien Leukemia dari Jakarta
9. Rp. 3.300.000,- untuk Anis, pasien Osteosarcoma dari Riau

Di tempat lain ada Mba Inge yang mengunjungi Viola, pasien TOF di Bekasi yang sedang menjalani rawat inap dan menyalurkan amanah sebesar Rp. 400.000,-

Terima kasih Ibu Angel, Mikail, dan Para Donatur lain yang telah membantu adik-adik pasien kanker dan penyakit beresiko tinggi lainnya di Komunitas Taufan. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Last Sunday, 6th October 2019, our little volunteer Mikail accompanied Highscope Highschool to visit Hani, a Leukemia patient and Carlo, Autism patient at East Jakarta. Donation each Rp. 200.000,- was delivered to both patients.

And on Wednesday, 9th October 2019, volunteers went on a #SupportVisit at Central Jakarta to deliver donation as follows:

1. Rp. 200.000,- for Winjiya, Unspecified Visual Loss patient from Bogor
2. Rp. 250.000,- for M. Alip, Tumor Regio Colli patient from Lampung
3. Rp. 250.000,- for Eflin, Leukemia AML patient from Bekasi
4. Rp. 250.000,- for Arsen, Leukemia ALL patient from Pontianak
5. Rp. 250.000,- for Zidan, Synovial Sarcoma patient from Cikarang
6. Rp. 250.000,- for Jasmine, Neuroblastoma patient from Bekasi
7. Rp. 400.000,- for Salim, Malnitrition patient from Jakarta
8. Rp. 400.000,- for Andara, Leukemia patient from Jakarta
9. Rp. 3.300.000,- for Anis, Osteosarcoma patient from Riau

In other place, volunteer Mba Inge visited Viola, TOF patient from Bekasi and delivered donation of Rp. 400.000,-

Thank you to donor Ibu Angel, Mikail, and other donos who always support patient in need. Success for you always!
---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Sabtu, 12 Oktober, 2019

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Sabtu, 5 Oktober 2019 yang lalu Yayasan Komunitas Taufan menginjak angka lima tahun. Tahun ini kami mensyukurinya dengan mengadakan acara yang diselenggarakan di Gedung MPH, Sampoerna Academy.

Acara yang diadakan kemarin bertema #IamAHero, di mana kami ingin menunjukan bahwa siapa saja bisa menjadi pahlawan, dan adik-adik pasien kanker dan penyakit beresiko tinggi lainnya adalah pahlawan bagi diri mereka dalam menjalani setiap proses pengobatan yang ada.

Kami mengundang 25 pasien beserta orangtua untuk berkumpul bersama para relawan dan juga para donatur yang ada.

Kemeriahan acara dipandu oleh MC, Kak Julee. Dimulai dengan melakukan Yoga bersama Ms. Supatra. Adik-adik pasien melakukannya didampingi oleh para relawan yang hadir.

Kegiatan setelahnya adalah mengajak pejuang cilik untuk berkreasi di jubah dan topeng yang disediakan juga bersama merangkai huruf. Semua semakin meriah dengan adanya teman-teman dari Spiderverse Indonesia. Penampilan lain yang tak kalah seru datang dari dalang cilik Zahir dan berbagi cerita dengan Candra, survivor Osteosarcoma. Setelah rangkaian acara selesai, tak lupa kami meniup lilin ulangtahun dan makan siang bersama. Tak lupa juga ada Band YKT, Bang Ijal, Kak Anin dann teman-teman, yang mengiringi acara dengan musik sehingga semakin seruuu!

Sabtu kemarin bukan hanya tentang merayakan dengan suka cita, tapi bagaimana semoga dengan segala dukungan yang ada, kami mampu mendampingi lebih banyak pasien kanker anak dan penyakit beresiko tinggi lainnya.

Setiap jejak perjalanan Komunitas Taufan sampai usia lima tahun ini tidak dapat berjalan tanpa adanya dukungan dari setiap donatur baik dan juga relawan luar biasa. Begitupun untuk acara Sabtu yang lalu.

Terima kasih kepada teman-teman di Sampoerna Academy yang telah menyediakan tempat nyaman dan mendekor ruangan menjadi sangat meriah. Kami haturkan terima kasih kepada para donatur baik lainnya yaitu; Kak Shanti, kak Louisa, Kayla, dan Josh, kak Nesssa, kak Iffah, kak Diyan, kak Sevi, kak Riyen, kak Leona, kak Nana, Mba Santi, kak Dwika, Bu Tati, Mba Evy, Mba Citra, Keluarga Harun, Dr. Prasasti, Mba Widya, kak Dita, Kak Syatrizal, Mba Cristanti, kak Vita, Mba Yuli, kak Leonita, Mba Vonny dari Martha Tillar dan SpiderverseID

Terima kasih dan apresiasi kami berikan untuk seluruh relawan panitia yang sudah berpartisipasi dan membuat acara yang ada berlangsung dengan baik dan lancar.

Untuk setiap kebaikan yang ada, semoga digantikan dengan kebaikan-kebaikan lain yang tak pernah putus. Kami mohon doa dari semua, semoga Komunitas Taufan bisa tetap istiqomah menjalankan setiap amanah yang ada dalam melakukan pendampingan kepada para pasien dan menjadi tempat yang nyaman bagi siapa pun relawan yang bergabung.

Sekali lagi terima kasih kepada donatur dan relawan baik, acara kemarin meriah, pasien senang, pun para orangtua yang hadir. Sampai jumpa di acara syukuran selanjutnya!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Last Saturday, 5th October 2019, Yayasan Komunitas Taufan celebrated its 5 years anniversary. With the full support of kind teachers at Sampoerna Academy, we held a small gathering at Sampoerna Academy building with patients, donors and volunteers.

With theme #IamAHero, where we wanna show patients and their parents, that they are all heroes for themselves in every steps they take during their treatment in fighting against cancer.

We invited 25 patients and their parents to have fun for a day with volunteers and friends from Sampoerna Academy.

Thank you to wonderful MC, Kak Julee. And Yoga master Ms. Supatra, patients were having a lot fun while doing healthy excercise.

Thank yoj for Spiderverse Indonesia team who showed up with theor costume and made everybody's day. Not to forget the beautiful performance from our little shadow puppetteer, Zahir and Candra, Osteosarcoma survivor.

Thank you Band YKT, Bang Ijal, Kak Anin and friends who lighten up the room with songs.

Its not all about the fun, but the togetherness that we celebrate for these 5 awesome years of supporting little figthers and their parents.

Thank you to all friends and teacher at Sampoerna Academy. And to donors: Kak Shanti, Kak Louisa, Kayla, and Josh, Kak Nessa, Kak Iffah, Kak Diyan, Kak Sevi, Kak Riyen, Kak Leona, Kak Nana, Mba Santi, Kak Dwika, Bu Tati, Mba Evy, Mba Citra, Keluarga Harun, Dr. Prasasti, Mba Widya, Kak Dita, Kak Syatrizal, Mba Cristanti, Kak Vita, Mba Yuli, Kak Leonita, Mba Vonny from Martha Tillar, and also SpiderverseID.

Thank you to all volunteers involved in preparation of the event.

For a the kindness and the support, we are humbly thank all of you.

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Sabtu, 12 Oktober, 2019

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Kamis, 3 Oktober kami menemani teman-teman dari SSA Charity melakukan #SupportVisit bertemu dengan pasien yang sedang rawat jalan dan juga orangtua pasien yang sedang menjalani rawat inap. Kami menyampaikan amanah supply makanan, diapers dan tisu basah kepada para pasien.

Selanjutnya kami menyampaikan amanah donatur lain kepada:

1. Rp. 250.000,- untuk Siti, pasien Leukemia dari Bogor
2. Rp. 250.000,- untuk Kainara, pasien Ensefalitis Autoimun dari Jakarta
3. Rp. 250.000,- untuk Labora, pasien LMNH dari Bekasi
4. Rp. 350.000,- untuk Adeeva, pasien Thalasemia dari Cikampek
5. Rp. 400.000,- untuk Al Faqih, pasien GDD dari Tangerang
6. Rp. 400.000,- untuuk Kaila. Pasien ISK dari Jakarta
7. Rp. 400.000,- untuk Annindya, pasien Leukemia dari Jakarta
8. Rp. 500.000,- untuk Mahesa, pasien Atresia Ani dari Bogor
9. Rp. 700.000,- untuk Mutia, pasien Eritroderma dari Bekasi

Di tempat lain, ada kak Asri yang merayakan ulangtahun anaknya yang tahun ini genap berusia setahun. Kak Asri mensyukuri ulangtahunnya dengan menggalang dana untuk Qais, pasien Imunodefisiensi Primer dari Bogor. Donasi terkumpul sejumlah Rp. 4.193.425,- pun telah diterima oleh Qais dan keluarga. Semoga bermanfaat selalu.

Terima kasih donatur Ibu Marcus, Ibu Adinda, SSA Charity, dan kak Asri yang telah membantu memenuhi kebutuhan dasar pasien. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka