Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Senin, 05 November, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Pada hari Senin, 22 Oktober 2018 yang lalu, Kak Louisa melakukan #HomeVisit di bilangan Jakarta Utara untuk bertemu dengan Jonathan, pasien dengan Meningitis TB yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Dukungan moril dan juga material berupa diapers dan supply makanan semoga bisa sedikit mengurangi beban sang ibu sebagai orangtua tunggal.

Di hari lain, pada hari Minggu, 28 Oktober 2018, Kak Nana dan Kak Mine melakukan kunjungan ke rumah Cilla, pasien Microcephallus di daerah Ciracas, Jakarta Timur. Kami berkenalan dengan orangtua Cilla dan mengajak Cilla untuk bermain. Donasi sebesar Rp. 300.000,- dari Hamba Allah dan juga diapers kami sampaikan untuk Cilla.

Selanjutnya, pada hari Rabu, 31 Oktober 2018, Kak Syavina mendampingi Kak David untuk bertemu dengan Iqbal, pasien dengan Leukimia dan Tuna Rungu.

Selama kurang lebih satu bulan, Kak David menggalang donasi untuk memenuhi kebutuhan pengobatan Iqbal. Kak David melakukan #BirthdayFundraising dimana ia mengajak orang lain untuk berbagi kebahagiaan dan berdonasi untuk Iqbal.

Kak David datang membawa Ukelele, sesuatu yang sudah lama nantikan selama ini. Iqbal terlihat senang dan bersemangat. Tak lupa Kak David menyampaikan amanah dari kampanye #UltahDavidUntukIqbal tahap terakhir sebesar Rp. 4.800.000,- untuk Iqbal. Semoga bermanfaat selalu.

Terima kasih untuk relawan dan donatur yang hadir mengunjungi pasien baik di rumah mereka atau pun bertemu di rumah sakit dan memenuhi kebutuhan dasar pasien. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Kak Louisa went on a #HomeVisit last Monday, 22nd October 2018 to visit Jonathan in North Jakarta. Jonathan is a Meningitis TB patient who caught Mycobacterium tuberculosis bacteria.

Kak Louisa came to motivate Jonathan and his mother, who is a single parent. She also delivered donation of diapers and food supplies.

In the other day, Kak Nana and Kak Mine went on a #HomeVisit on Sunday, 28th October 2018 to visit Cilla, a Microcephallus patient at Ciracas, East Jakarta. Volunteers came to get to know patient and her warm family, also to play with Cilla and to deliver donation of diapers and transportation support with the amount of Rp. 300.000,- from anonymous donor.

And on Wednesday, 31st October 2018, Kak Syavina accompanied donor Kak David to visit Iqbal, a Leukimia and deaf patient.

For almost a month, Kak David did a fundraising campaign to help supporting Iqbal’s treatment. He started his #BirthdayFundraising campaign and asked his friends and others to support him to donate in his campaign.

Kak David came with an Ukelele for Iqbal that brighten up his day. Kak David also delivered donation from donors of campaign #UltahDavidUntukIqbal with the amount of Rp. 4.800.000,- for Iqbal.

Thank you to all donors and volunteers that helped. Success for you always!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Jumat, 02 November, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Minggu, 14 Oktober 2018 yang lalu, kami kedatangan teman-teman dari Management Society Universitas Prasetya Mulya. Kami melakukan #SupportVisit dengan mengundang pasien dan juga orangtua.

Acara berlangsung lancar yang diisi dengan sharing mengenai kegiatan Komunitas Taufan selama ini dan dilanjutkan dengan berbagi cerita bersama para orangtua yang hadir.

Relawan Kak Nisa dan teman-teman mahasiswa juga menghabiskan waktu yang ada dengan bermain bersama pasien. Acara yang ada ditutup dengan makan siang bersama.

Tak lupa kami menyerahkan donasi diapers dan mainan kepada para pasien. Dua buah kursi roda kami sampaikan kepada:

1. Raihane, pasien kanker Nasofaring dari Bekasi
2. Aini, pasien Pneumonia dan Gizi Buruk dari Jakarta.

Terima kasih Kak Nisa dan teman-teman dari Universitas Prasetya Mulya telah hadir bertemu, sharing bersama, dan juga membantu memenuhi kebutuhan dasar pasien yang ada. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Last Sunday, 14th October 2018, our new friends from Management Society Universitas Prasetya Mulya went with us to a #SupportVisit to meet patients and their parents.

We had fun together, singing and playing with activities prepared by friends from UPM. Volunteer Kak Nisa led the games and the day was completed with lunch together at the end of the day.

We delivered diapers donation to patients, and toys from donors. 2 wheelchairs were donated to:
1. Raihane, Nasofaring cancer from Bekasi
2. Aini, Pneumonia and Malnutrition patient from Jakarta.

Thank you Kak Nisa and friends from Universitas Prasetya Mulya who came and support all little fighters. We had a lot of fun and we hope you did too. Success for you always!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Selasa, 23 Oktober, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Rabu, 10 Oktober 2018 yang lalu, relawan Komunitas Taufan berkesempatan untuk ikut memperingati Hari Paliatif Sedunia. Relawan melakukan kunjungan ke RS. CiptoMangunkusumo untuk berbagi bingkisan kepada pasien yang tengah menjalani rawat inap maupun rawat jalan.

Setelahnya kami juga menyampaikan amanah donatur kepada:
1. Rp. 500.000,- untuk Sovian, pasien Kelainan Tulang dari Pontianak
2. Rp. 400.000,- untuk Salsabila, pasien Retinoblastoma dari Bekasi
3. Rp. 700.000,- untuk Galang, pasien Leukemia dari Bogor. Donasi dari kampanye #UltahNisaUntukGalang
4. Rp. 5.000.000,- untuk Iqbal, pasien Leukimia dari Jakarta. Donasi dari kampanye #UltahDavidUntukIqbal

Terima kasih PT. Paragon Technology And Innovation (Wardah Cosmetics) donatur bingkisan Hari Paliatif, dan semua donatur lainnya yang telah hadir dalam membantu meringankan beban pasien dampingan di Komunitas Taufan. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Last Wednesday, 10th October 2018, volunteers of Komunitas Taufan were honored to be invited to celebrate World Palliative Day at RS. CiptoMangunkusumo. Volunteers delivered goodybags for all patients at hospital to cheer them up.

We also delivered donation from donors to patients below:

1. Rp. 500.000,- for Sovian, Bone Defect patient from Pontianak
2. Rp. 400.000,- for Salsabila, Retinoblastoma patient from Bekasi
3. Rp. 700.000,- for Galang, Leukemia patient from Bogor. Donation from donors of online campaign #UltahNisaUntukGalang
4. Rp. 5.000.000,- for Iqbal, Leukimia patient from Jakarta. Donation from donors of online campaign #UltahDavidUntukIqbal

Thank you to PT. Paragon Technology And Innovation (Wardah Cosmetics) as donor for goodybags at World Palliative Day, and all donors who are there to support little fighters during their hard times. Success for you always.

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Mantap lanjutkan

Sukses terus,, buat komunitas toufan,,,

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka