Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

Kamis, 01 Januari, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Mengakhiri tahun dengan banyaknya harapan baik yang semoga bisa kita dapatkan di tahun-tahun selanjutnya, ya. Sepanjang bulan Desember kemarin, kami berkesempatan untuk menyampaikan amanah dari beberapa donatur yang ada yaitu:

Donasi dari ka Reghina juga kami sampaikan kepada:

1. 4 pak diapers, 2 tisu basah, 2 tisu kering dan 1 underpad untuk Agita, pasien Leukemia dari Banten
2. 2 pak diapers, 1 underpad, 2 tisu kering dan 1 tisu basah untuk Faris, pasien Gagal Ginjal dari Jakarta

Dalam beberapa waktu telah diberikan juga donasi Nasi Bakar dari Mamcis dan Snack dari bu Hani. Tak lupa nasi dan cookies dari Ibu Raveena yang diperuntukkan bagi para pendamping pasien.

Di pertengahan bulan lalu, kami juga menyampaikan amanah dari Hamba Allah berupa satu buah kursi roda 3in1 untuk Arsyad, pejuang cilik dengan Leukemia yang super menggemaskan dari Jakarta.

Setiap donasi yang ada dalam bentuk apapun itu sangat bermanfaat untuk pasien dan juga orangtua. Terima kasih para donatur baik untuk perhatiannya yang sangat berarti. Sukses dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Kamis, 01 Januari, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Di tahun 2025, kami bertemu dengan begitu banyak para pejuang cilik yang senantiasa kan menginspirasi kami untuk tetap berjuang, kami juga bertemu dengan banyaknya orangtua ataupun pendamping pasien yang mengajarkan kami tentang rasa ikhlas dan sabar yang begitu luas.

Tentu satu hal lagi yang ada adalah kami puji syukur bertemu dengan banyaknya kebaikan yang hadir untuk saling merangkul memberi perhatian yang begitu banyak untuk para pasien. Kehadiran setiap donatur menjadi bahan bakar semangat kami dalam menyampaikan setiap amanah yang ada.

Seperti di bulan terakhir, kami menyampaikan amanah dari PT. Prisma Kusuma Jaya untuk para pasien yang membutuhkan yaitu:

1. Rp. 250.000,- untuk Diza, pasien Leukemia dari Jakarta
2. Rp. 250.000,- untuk Yosrina, pasien Leukemia dari Kerawang
3. Rp. 250.000,- untuk Syafika, pasien Leukemia dari Cengkareng
4. Rp. 250.000,- untuk Alfa, pasien Autoimun dari Bogor
5. Rp. 250.000,- untuk Rakha, pasien Leukemia dari Bekasi
6. Rp. 250.000,- untuk Ghaitsa, pasien Leukemia dari Bekasi
7. Rp. 250.000,- untuk Keenandra, pasien Retinoblastoma dari Bogor
8. Rp. 250.000,- untuk Arsyad, pasien Leukemia dari Jakarta
9. Rp. 300.000,- untuk Agita, pasien Leukemia dari Banten
10. Rp. 350.000,- untuk Arsyad, pasien Leukemia dari Jakarta
11. Rp. 350.000,- untuk Zhafir, pasien Kelainan Mitokondria dari Jakarta
12. Rp. 1.000.000,- untuk Nurlaela, pasien Rhabdomyosarcoma dari Bekasi
13. 1 saturasi, 1 termometer dan 1 alat timbang badan untuk Azmi, pasien Gagal Ginjal dari Jakarta
14. 1 alat suction dan 1 Nebulizer untuk Adriel, pasien Leukemia dari Jakarta
15. 2 pak diapers untuk Alif, pasien Gagal Ginjal dari Jakarta
16. 1 alat nebulizer untuk Rayyan, pasien Leukemia dari Jakarta

Terima kasih PT. Prisma Kusuma Jaya atas bantuannya memenuhi kebutuhan para pasien yang ada. Semoga semakin sukses dan sehat selalu!


----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Kamis, 01 Januari, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Memeluk harapan dan percaya akan setiap proses menjadi hal yang bisa kita lakukan agar bisa terus semangat menjalani hari. Begitu pun yang dilalui para adik-adik pasien dan juga orangtua yang mendampingi.

Setiap hari adalah harapan dan semangat baru. Meski lelah pun tak dipungkiri hadirnya, tapi mereka semua menunjukkan bahwa proses yang mereka jalani akan mendapatkan takdir terbaiknya.

Sepanjang bulan Desember, kami menyampaikan amanah donasi dari Ibu Intan dan teman-teman kepada:

1. Rp. 250.000,- untuk Haura, pasien Syndrome Nefrotik dari Jakarta
2. Rp. 250.000,- untuk Fadilah, pasien Osteosarcoma dari Bekasi
3. 2 supply makanan cair dan tisu untuk Abi, pasien Osteopetrosis dari Jakarta
4. 6 pak diapers, 2 tisu basah dan 2 tisu kering untuk Zibran, pasien Retinoblastoma dari Bogor
5. 4 pak diapers dan 1 kapas bulat untuk Marcell, pasien Leukemia dari Jakarta
6. 1 alat tensi dan 1 saturasi untuk Riyan, pasien Gagal Ginjal dari Jakarta
7. 1 tabung oksigen untuk Ridwan, pasien Gagal Ginjal dari Jakarta

Terima kasih Ibu Intan dan teman-teman atas donasinya yang sangat bermanfaat. Semoga keberkahan selalu hadir untuk yang memberi dan menerima. Sukses selalu!


----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka