Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

Senin, 27 April, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Di bulan April ini kami bertemu dengan kak Zoya dan kak Kayla. Dua gadis cantik yang sedang tumbuh di usia remaja yang hadir membawa kebaikan melalui Komunitas Taufan. Sungguh bangga melihat mereka antusias sekali belajar mengenai empati. Melihat sudut pandang yang berbeda melalui adik-adik pejuang cilik yang penuh semangat berjuang.

Hari itu kami mengunjungi para pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Mengajak adik-adik untuk mengobrol, bermain dan juga setelahnya berbagi mainan dan santunan.

Lalu di hari lainnya, kak Zoya dan kak Kayla mengajak 4 pejuang cilik untuk bersenang-senang di Kidzania. Menjadi spesial karena di antara adik-adik itu, ada dua yang sedang berulangtahun di bulan April ini. Semoga bisa menjadi kado spesial yang akan bisa mereka kenang.

Bermain di Kidzania sungguh sangat seru. Para pasien bisa bermain mencoba berbagai peran yang ada. Mereka juga belajar banyak profesi yang bisa juga sekaligus belajar menabung dan membelanjakan uang yang didapat. Adik-adik juga berkesempatan untuk mengekspresikan hobi mereka dengan bernyanyi, misalnya.

Satu hari yang menyenangkan untuk adik-adik dan juga orangtua yang mendampingi. Terima kasih kak Zoya dan kak Kayla atas perhatiannya bukan hanya untuk pasien yang sedang menjalani rawat inap, tapi juga bisa membawa kebahagiaan adik-adik dengan mengajak mereka bermain di Kidzania. Sebuah pengalaman yang sungguh berharga bagi mereka. Sampai jumpa di kesempatan lainnya, ya!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Jumat, 24 April, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

DI tengah padatnya jadwal pengobatan yang harus dilalui para pejuang cilik, kami percaya bahwa ada kekuatan semangat berjuang yang mereka bawa setiap harinya. Semoga setiap langkah mereka selalu ringan dan dimudahkan untuk setiap prosesnya.

Terima kasih juga untuk donatur hamba Allah yang kehadirannya menjadi pembuka jalan kemudahan bagi mereka. Amanah donasi yang ada telah disampaikan kepada:

1. Rp. 250.000,- untuk Fatima, pasien Retinoblastoma dari Bekasi
2. Rp. 250.000,- untuk Fadilah, pasien Osteosarcoma dari Bekasi
3. Rp. 250.000,- untuk Hanan, pasien MPAL dari Jakarta
4. Rp. 250,000,- untuk Diza, pasien Leukemia dari Jakarta
5. Rp. 250,000,- untuk Fahmi, pasien LCH dari Bogor
6. Rp. 250.000,- untuk Marcel, pasien Leukemia dari Jakarta
7. Rp. 250.000,- dan 4 pak diapers untuk Syafika, pasien Leukemia dari Jakarta
8. Rp. 300.000,- untuk Aqila, pasien Neuroblastoma dari Bogor
9. Rp. 300.000,- untuk Romi, pasien Leukemia dari Tangerang
10. Rp. 300.000,- untuk Rayyan, pasien Leukemia dari Bekasi
11. Rp. 300.000,- untuk Adhitama, pasien Leukemia dari Bekasi
12. Rp. 300.000,- untuk Faeyza, pasien Leukemia dari Bekasi
13. Rp. 500.000,- untuk Isti, pasien Leukemia dari Bekasi
14. Rp. 500.000,- untuk Nurlaela, pasien Rhabdomyosarcoma dari Bekasi
15. 3 pak diapers, 2 tisu basah dan 2 tisu kering untuk Alfarezel, pasien Leukemia dari Jakarta
16. 4 susu khusus untuk Miyuki, pasien Neonatal Infection dan Trombositosis dari Subang
17. 20pcs kasa dan plester untuk Abi, pasien Osteopetrosis dari Jakarta
18. 6 pak diapers untuk Adeeva, pasien Leukemia dari Bogor
19. 1 supply makanan cair dan 1 pak diapers untuk Asyla, pasien Retinoblastoma dari Depok
20. 1 supply makanan cair dan 2 pak diapers untuk Adzkiya, pasien Leukemia dari Jakarta
21. 2 supply makanan cair dan 2 pak diapers untuk Shofia, pasien Leukemia dari Jakarta
22. 1 tensi digital untuk Alif, pasien CKD dari Jakarta
23. 4 pak diapers untuk Abigail, pasien Hidronefrosis Bilateral dari Kalimantan
24. 1 alat timbang dan 1 alat saturasi untuk Al Faris pasien Gagal Ginjal dari Jakarta
25. 4 pak diapers untuk Obert, pasien Yolk Sac Tumor dari Tangerang
26. 3 supply makanan cair dan 2 pak diaper untuk Guzel, pasien Leukemia dari Jakarta

Terima kasih kami ucapkan untuk hamba Allah atas kepercayaannya kepada kami dalam penyaluran donasi bagi para pasien yang membutuhkan. Semoga selalu dilindungi Allah dan senantiasa diberikan kebaikan. Sukses dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Selasa, 31 Maret, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Di bulan ramadhan tahun ini untuk pertama kalinya kami menggalang donasi untuk memenuhi kebutuhan sembako pasien dan puji syukur alhamdulillah kami telah menerima donasi dari teman-teman semua.

Hasil dari campaign ini terkumpul sejumlah 203 paket sembako yang telah diterima oleh 203 keluarga pasien.

Senang sekali saat bantuan yang ada menjadi hal yang sangat bermanfaat bagi yang menerima.

Terima kasih untuk semua donatur yang telah membantu sehingga penggalangan donasi sembako tahun ini dapat berjalan lancar. Terima kasih teman-teman POMG Labschool Rawamangun yang telah berbagi paket sembakonya melalui Komunitas Taufan.

Semoga kegiatan ini bisa kembali terlaksana di kemudian hari sehingga lebih banyak lagi penerima manfaat yang terbantu.

Sukses dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka